Central Aroma berdiri tahun 1999 sebagai toko minyak wangi kecil di Jl. Kp. Melayu Besar. Papan namanya masih sama. Yang berubah: raknya, pelanggannya, dan cara mereka membeli.
Karena wangi harus dicium dulu. Pelanggan datang, mencoba tiga atau empat aroma di kertas tester, lalu kami timbang persis jumlah yang mereka mau, mulai 100 gram. Cara ini bertahan sejak 1999 dan sekarang dipakai juga lewat WhatsApp: kamu cerita, kami kirim sampel.
Dari toko ecer, Central Aroma tumbuh melayani reseller, usaha refill, laundry, dan pabrik kecil. Rak bibit bertambah sampai 1.620 aroma, botol sampai 198 jenis, dan lahir dua merek sendiri: Al-Bayan untuk parfum non-alkohol dan Sentrachem untuk pewangi laundry.
Nama aroma mengikuti acuan karakter wangi di pasar, bukan produk asli merek. Kami bilang apa adanya dan bantu cari yang paling dekat.
Aroma yang kamu beli bulan ini harus sama dengan bulan depan. Setiap batch dicatat dengan kode supaya pesanan ulang tepat.
100 gram untuk coba, 1 kg untuk jualan, 25 kg untuk pabrik. Semua dilayani di toko yang sama.
Senin–Sabtu 09.00–17.00. Jl. Kp. Melayu Besar, Jatinegara.